[Room 810] Oh yay! Mah [own] life!
Halaman 2 dari 2 • Share •
Halaman 2 dari 2 •
1, 2
Re: [Room 810] Oh yay! Mah [own] life!
"Err... yah. Semacam menjadikan aku sebagai... yah, seseorang yang bisa disuruh-suruh begitu, deh. Ah, sudahlah, aku nggak mau mengingat hal itu lagi. Aku juga cerita sama kamu sekarang karena aku nggak tahan lagi untuk menyimpan cerita ini,"
Oh, pesuruh.... Dan dia tidak pernah cerita? Seberapa berat bebannya?
"Aku nggak pernah mengatakan hal ini pada siapapun. Termasuk Mama dan Papa."
... Rai... Ternyata dia mengalami kejadian yang kurang lebih sama dengan Frau....
Dead silence.
"Rai-kun...." Frau menggantung kata-katanya. Rai bilang dia ingin melupakan hal itu, jadi sebaiknya dia tak mengungkit-ungkitnya lagi.
........
"... Baiklah... Kita lupakan saja topik tadi, kalau kau mau. Daripada memikirkan hal yang tidak enak, kita pergi sekarang saja, yuk" tawar Frau.
Oh, pesuruh.... Dan dia tidak pernah cerita? Seberapa berat bebannya?
"Aku nggak pernah mengatakan hal ini pada siapapun. Termasuk Mama dan Papa."
... Rai... Ternyata dia mengalami kejadian yang kurang lebih sama dengan Frau....
Dead silence.
"Rai-kun...." Frau menggantung kata-katanya. Rai bilang dia ingin melupakan hal itu, jadi sebaiknya dia tak mengungkit-ungkitnya lagi.
........
"... Baiklah... Kita lupakan saja topik tadi, kalau kau mau. Daripada memikirkan hal yang tidak enak, kita pergi sekarang saja, yuk" tawar Frau.
_________________

Friends are like mirrors of each others,
yet there is another me deep inside.

Frau Rainriver- Member

- Posts: 116
Points: 126
Reputation: 0
Join date: 02.07.09
Age: 17
Location: On the earth
Character Bio
Job: (Part timer) Mini mart employee
Status: Single
Self-quote: I like friends more than foes... So, let's be friends
Re: [Room 810] Oh yay! Mah [own] life!
Rai menatap Frau, kemudian tersenyum. Ia melingkarkan lengannya di leher dan tangan satunya mengacak-acak rambut Frau.
"Ah, aku bersalah ya... Sudah membuat anak kecil polos sepertimu terkontaminasi dengan hal-hal seperti ini... Maaf ya, Furanchiiii~" ujar Rai.
Rai kemudian bangkit dari duduknya. "Yosh!!! Ayo kita ke toko buku!" seru Rai. Ia beranjak mengambil dompet di ranselnya. "Ayo, kita pergi sekarang! Makasih ya, udah mau denger ceritaku..."
"Ah, aku sekalian mau menanyakan soal baito di sana. Jadi nanti temani aku yaa~"
"Ah, aku bersalah ya... Sudah membuat anak kecil polos sepertimu terkontaminasi dengan hal-hal seperti ini... Maaf ya, Furanchiiii~" ujar Rai.
Rai kemudian bangkit dari duduknya. "Yosh!!! Ayo kita ke toko buku!" seru Rai. Ia beranjak mengambil dompet di ranselnya. "Ayo, kita pergi sekarang! Makasih ya, udah mau denger ceritaku..."
"Ah, aku sekalian mau menanyakan soal baito di sana. Jadi nanti temani aku yaa~"
_________________
Cokelat itu enak. Pahit dan manis.
Seperti kehidupan kita, pahit dan manis.
Jadi, jalani hidup kita dengan enak~

Nakagawa Raiseto- Member

- Posts: 76
Points: 85
Reputation: 0
Join date: 12.07.09
Age: 19
Character Bio
Job: siswa kelas 3 SMA~ Part-timer di toko buku~
Status: Single
Self-quote: Cokelat itu enak, pahit dan manis. Aku cinta cokelat! -

Re: [Room 810] Oh yay! Mah [own] life!
[Abis ini pindah ke shop district ga?? Btw, kita sudah membuat kisah yang berkesan nih~ =w=b]
Frau nyengir ketika Rai tersenyum dan mengacak-acak rambutnya. Baguslah, dia sudah ceria lagi... Frau selalu lebih suka melihat temannya gembira daripada sedih atau marah.
"Ah, aku bersalah ya... Sudah membuat anak kecil polos sepertimu terkontaminasi dengan hal-hal seperti ini... Maaf ya, Furanchiiii~"
"Ah, hey, aku bukan anak kecil lagi, kau tahu" kata Frau sambil tertawa kecil. "Lagian gapapa kok, aku tak keberatan"
"Yosh!!! Ayo kita ke toko buku!"
"Ayo, kita pergi sekarang! Makasih ya, udah mau denger ceritaku..."
"Oke, ayo. Dan kalau kau ada masalah, kapan saja kau bisa cerita padaku. Because that's what best friends are for, right?"
"Ah, aku sekalian mau menanyakan soal baito di sana. Jadi nanti temani aku yaa~"
"Oke~" balas Frau.
Frau nyengir ketika Rai tersenyum dan mengacak-acak rambutnya. Baguslah, dia sudah ceria lagi... Frau selalu lebih suka melihat temannya gembira daripada sedih atau marah.
"Ah, aku bersalah ya... Sudah membuat anak kecil polos sepertimu terkontaminasi dengan hal-hal seperti ini... Maaf ya, Furanchiiii~"
"Ah, hey, aku bukan anak kecil lagi, kau tahu" kata Frau sambil tertawa kecil. "Lagian gapapa kok, aku tak keberatan"
"Yosh!!! Ayo kita ke toko buku!"
"Ayo, kita pergi sekarang! Makasih ya, udah mau denger ceritaku..."
"Oke, ayo. Dan kalau kau ada masalah, kapan saja kau bisa cerita padaku. Because that's what best friends are for, right?"
"Ah, aku sekalian mau menanyakan soal baito di sana. Jadi nanti temani aku yaa~"
"Oke~" balas Frau.
_________________

Friends are like mirrors of each others,
yet there is another me deep inside.

Frau Rainriver- Member

- Posts: 116
Points: 126
Reputation: 0
Join date: 02.07.09
Age: 17
Location: On the earth
Character Bio
Job: (Part timer) Mini mart employee
Status: Single
Self-quote: I like friends more than foes... So, let's be friends
Re: [Room 810] Oh yay! Mah [own] life!
Ah, punya teman sekaligus adik seperti Frau memang menyenangkan. Aku yang anak tunggal ini jadi punya teman bermain...
Aku besyukur atas semua yang telah kudapatkan sampai saat ini, termasuk adanya Frau di apartemen yang sama denganku setelah 7 tahun kami berpisah. (Mama, Papa, maafkan anakmu yang lebih sayang sama kawannya ini!!! Bagiku kalian tetap nomor satu di hatiku, kok!!!)
Rai berjalan keluar diikuti oleh sobat kecilnya itu. Rai hanya membawa dompet dan HP. Setelah itu ia mengunci pintu ruangannya. Ruangannya. Imbuhan -nya dibelakang kata 'ruangan' itu membuat perasaannya geli, enak, tapi sekaligus malu. Seperti jadi orang kaya baru, tinggal di apartemen semewah ini dengan fasilitas lengkap.
Yah, this is my own life, start from now.
Aku besyukur atas semua yang telah kudapatkan sampai saat ini, termasuk adanya Frau di apartemen yang sama denganku setelah 7 tahun kami berpisah. (Mama, Papa, maafkan anakmu yang lebih sayang sama kawannya ini!!! Bagiku kalian tetap nomor satu di hatiku, kok!!!)
Rai berjalan keluar diikuti oleh sobat kecilnya itu. Rai hanya membawa dompet dan HP. Setelah itu ia mengunci pintu ruangannya. Ruangannya. Imbuhan -nya dibelakang kata 'ruangan' itu membuat perasaannya geli, enak, tapi sekaligus malu. Seperti jadi orang kaya baru, tinggal di apartemen semewah ini dengan fasilitas lengkap.
Yah, this is my own life, start from now.
_________________
Cokelat itu enak. Pahit dan manis.
Seperti kehidupan kita, pahit dan manis.
Jadi, jalani hidup kita dengan enak~

Nakagawa Raiseto- Member

- Posts: 76
Points: 85
Reputation: 0
Join date: 12.07.09
Age: 19
Character Bio
Job: siswa kelas 3 SMA~ Part-timer di toko buku~
Status: Single
Self-quote: Cokelat itu enak, pahit dan manis. Aku cinta cokelat! -

Halaman 2 dari 2 •
1, 2
Permissions of this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik




