[CLOSED] If I can tell you...

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Aleciel Godwin on Tue Jun 16, 2009 12:25 pm

Saat Dylan mengucapkan kata maaf, Alec buru-buru berkata, "Itu bukan salahmu!" Suaranya keluar lebih kencang dari yang Ia inginkan, membuat beberapa orang yang sedang melintasi lobby menoleh ke arah mereka berdua dengan pandangan ingin tahu.

"...Itu bukan salahmu," Ia mengecilkan suaranya. "Aku tidak menyalahkan mu sama sekali, oke?" Ia tersenyum dan menatap Dylan, berusaha meyakinkan pemuda yang terlihat seperti orang yang terluka setelah mendengar pengakuan Alec itu.

Dylan berkata sesuatu kepadanya. Huruf terakhir alphabet?
Mengapa Ia tba-tiba mengungkit tentang hal ini? Apa mereka kembali bermain tebak-tebakan? Sejujurnya Ia sedang tidak mood untuk ini, namun Ia memaksa kepalanya untuk berpikir.

"Apa maksud mu bukan Z?" Ia terlihat bingung. Kedua alisnya bertatut. "Memangnya apa huruf terakhir alphabet?"
Permainan apa yang sedang kau mainkan kali ini, Dylan?
avatar
Aleciel Godwin
Member
Member

Posts : 48
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 06.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: SMU kelas 1, tapi sedang mencari kerja paruh waktu
Status: Single
Self-quote: "Take it easy, things will work out eventually..."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Dylan Stephens on Tue Jun 16, 2009 12:48 pm

Ia menggelengkan kepala, tersenyum. Logikanya terus melarangnya untuk berbicara, tetapi perasaannya yang sudah tidak tertahankan terus memaksanya untuk berbicara. Kalau ia tidak mengatakannya, ia masih bisa menyokong sahabatnya dan mengatakan kalau ia sama sekali tidak kepikiran kalau Alec menyukai Megan, malah mendukungnya. Ia akan bahagia karena mereka berdua adalah sahabatnya yang ia cintai. Seandainya itu berjalan lancar, ia bisa terus bersama Alec sebagai seorang sahabat. Seperti dulu lagi.

Namun, hanya mesin yang dikuasai oleh logika.*

“Alphabet terdiri dari 8 huruf - A, L, P, H, A lagi, B, E, T. Huruf terakhirnya adalah T. Hal yang sama berlaku juga untuk latin - L, A, T, I, N,” ia melihat ke arah Alec, tersenyum penuh makna, “huruf keduanya, A.”

Ia berdiri dari sofa itu, melihat ke arah anak lelaki yang sedang duduk di sana. Seandainya anak lelaki ini juga menyukai dia, seandainya anak lelaki ini juga memiliki perasaan yang sama dengannya. Ah, bodohnya, itu tidak mungkin. Mengapa ia jadi berharap? Mereka hanya sahabat. Lagipula, mereka berdua laki-laki. Ia tahu, dengan ini ia sudah menghancurkan impiannya. Ia tahu.

“Pasti kamu mengerti kan, Alec?”

Ia tidak berani melanjutkannya. Ia tidak berani. Mungkin setelah ini Alec tidak mau mendekatinya, mungkin setelah ini Alec takut dengannya. Segala macam mungkin berada dalam otaknya.

Namun, apa yang dapat ia perbuat?

---

*credits to Q. E. D. – Motohiro Katou
avatar
Dylan Stephens
Member
Member

Posts : 38
Points : 44
Reputation : 0
Join date : 11.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: 1st Grade Senior High School
Status: Single
Self-quote: "We live with others."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Aleciel Godwin on Tue Jun 16, 2009 1:19 pm

Dylan mulai menerangkan apa yang dia maksud. Alec mendengarkan dengan seksama. Oke jadi huruf terakhir 'alphabet' adalah T, tapi apa maksudnya?
Begitu Dylan melanjutkan kata-katanya, Alec sadar akan maksud pemuda itu. Mulutnya membulat.

"Jadi orang yang kau cintai huruf depannya A," Alec kembali berpikir.
Leslie, Sarah, Jo, dan Mary. Tidak ada yang memiliki nama depan A.
Tapi hanya keempat gadis itu anak kelas satu yang bergabung di klub berkebun. Anak kelas satu lainnya hanya dia dan James.

"Tapi tidak ada anak kelas satu lain yang bernama depan A di klub berkebun," Alec protes sembari ikut berdiri, setengah putus asa karena Ia tetap tidak dapat menemukan jawaban teka-teki Dylan. "Hanya aku yang punya nama depan A di situ!"

Ia langsung terdiam. Mulutnya perlahan menutup. Sebuah perasaan aneh muncul di dalam dirinya. Ia tidak tahu perasaan apa itu, yang jelas terasa seperti Ia baru tersadar dari sesuatu. Namun Ia masih tidak mengerti. Atau mungkin Ia memaksa dirinya sendiri untuk tidak mengerti.

"Hanya aku anak kelas satu bernama depan A di klub itu..." Ia mengulang kata-katanya dengan pelan. Ia sendiri berusaha mencerna kata-kata tersebut. Ia kembali mengingat semua petunjuk yang di berikan Dylan di kepalanya. Ia tidak mengerti. Namun ada sebagian dari dirinya yang berkata kalau Ia mengerti. Pandangannya tertahan pada senyum penuh makna yang ditampilkan oleh Dylan.
Tidak mungkin.
Mustahil.
Tidak mungkin.

"Cukup tebak-tebakannya," Ia menatap Dylan dalam-dalam. Kepalanya mulai terasa sakit lagi karena terlalu banyak berpikir. "Siapa yang kau cintai, Dylan?"
Hatinya berdebar keras seakan mengancam akan memberontak keluar dari tulang rusuknya. Ia ingin mendengar jawabannya dari mulut Dylan sendiri. Ia ingin mendengar sebuah nama diucapkan oleh suara pemuda itu.
Ia ingin tahu siapa orang yang dicintai Dylan.
Amat. Sangat. Ingin tahu.
avatar
Aleciel Godwin
Member
Member

Posts : 48
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 06.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: SMU kelas 1, tapi sedang mencari kerja paruh waktu
Status: Single
Self-quote: "Take it easy, things will work out eventually..."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Dylan Stephens on Wed Jun 17, 2009 11:05 am

“Kamu masih belum tahu, Alec? Padahal aku yakin kalau petunjukku sudah cukup jelas.”

Dylan tahu bukannya Alec yang tidak menyadari jawaban dari teka-tekinya. Itu adalah sangkalan. Denial. Ketika otak tidak setuju dengan kesimpulan yang ia dapat – atau tidak percaya – mereka akan berusaha menyangkal perkataan alam bawah sadarnya. Apakah karena hal itu tidak logis? Atau terlalu tidak mungkin untuk dapat dipercaya? Atau karena tidak sesuai dengan asumsi awalnya? Iya, asumsi awal kalau yang disukai Dylan seorang gadis. Dan Alec adalah pemuda, bukan gadis. Tambah lagi, yang dilibatkan adalah diri orang itu sendiri. Sama seperti seseorang yang mendapatkan cinta dari orang terdekatnya yang tidak akan pernah ia sangka. Biasanya yang diucapkan seperti ini; bohong, tidak mungkin, atau mustahil.

Mata hijau keemasan itu berusaha menatap warna hijau lumut. Begitu indah, rasanya seakan telah menghipnotisnya. Ia tahu kalau perbuatan lebih berarti banyak daripada kata-kata. Rasanya ingin ia ungkapkan dengan menyentuh wajahnya, jarinya berada di dagu anak lelaki itu, ia mendekatkan wajahnya perlahan, dan mendaratkan bibirnya di bibir yang satu lagi.

Akan tetapi, logika menahannya. Alasan pertama, mereka berdua laki-laki. Alasan kedua, mereka berada di tempat umum – ia tidak ingin kalau sampai ada orang yang melihat mereka dan menjadi pembicaraan. Alasan ketiga, bahkan dilakukan pada perempuan pun, itu tidak etis. Alasan keempat, dihadapannya ini sahabatnya.

Alasan terakhir, kemungkinan besar ia yakin kalau Alec tidak akan setuju dengan tindakan seperti itu. Jangankan tindakan, bahkan perkataan untuk menjelaskan saja mungkin tidak ia terima.

Ia hanya melemparkan senyum. Yang Alec minta adalah nama. Ia akan mengadakan pengakuan cinta, eh? Apa yang akan terjadi setelah ini dengan hubungan mereka? Merenggang? Ia masih berharap mereka bisa terus sebagai sahabat, sesungguhnya.

Namun, ia tidak sanggup berbicara.

“Eh, kamu tahu, Alec? Aku belum membereskan barang-barangku di kamar. Nampaknya aku harus kembali ke kamarku.”

Ia ingin kabur.
avatar
Dylan Stephens
Member
Member

Posts : 38
Points : 44
Reputation : 0
Join date : 11.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: 1st Grade Senior High School
Status: Single
Self-quote: "We live with others."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Aleciel Godwin on Wed Jun 17, 2009 11:26 am

Alec menunggu sampai sebuah nama keluar dari mulut pemuda di hadapannya. Ia menunggu. Diam. Kedua matanya memperhatikan setiap gerak-gerik Dylan. Jantungnya berdetak beberapa kali lebih kencang dari kecepatan normal. Kedua tangan sedikit meremas gelas kopi miliknya. Cairan di dalam wadah tersebut mengancam untuk tumpah. Perasaannya campur aduk sampai-sampai Ia sendiri tidak tahu apa yang sedang dia rasakan atau pikirkan.

Ketika tiba-tiba Dylan bermaksud untuk pergi dengan terburu-buru seakan berusaha untuk menghindari pembicaraan ini, Alec segera menarik tangan Dylan.

"Tunggu!" Ia berseru.

Dalam kekalutan, tangannya tanpa sadar memiringkan gelas kopi yang Ia pegang terlalu jauh. Kopi yang telah dingin menciprati celana dan sepatunya, lalu mendarat dan menggenangi lantai Lobby.

Refleks, Alec dengan cepat berjongkok di lantai untuk membersihkan genangan kopi tersebut dengan sapu tangan yang Ia keluarkan dari kantong celananya. Tangan yang memegangi Dylan telah lepas.
avatar
Aleciel Godwin
Member
Member

Posts : 48
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 06.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: SMU kelas 1, tapi sedang mencari kerja paruh waktu
Status: Single
Self-quote: "Take it easy, things will work out eventually..."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Dylan Stephens on Wed Jun 17, 2009 12:02 pm

Ini adalah kesempatan.

Ia bisa langsung kabur, pergi ke lift, dan langsung masuk ke kamarnya. Namun, walaupun ia ingin kabur bagaimana pun juga ia masih sahabatnya. Rasa ingin membantu mengalahkan logikanya yang terus menyuruhnya untuk kabur. Ia mengambil sapu tangannya yang ada di kantong celananya – warnanya coklat dan dengan bahan yang tipis – sebelum turut berjongkok dan membantunya membersihkan cairan hitam yang tumpah itu, menghela nafas.

“Ceroboh.”

Ia sedikit tertawa, terkikih tepatnya. Ah, memang sifatnya Alec. Ia membersihkan cairan hitam itu, matanya memandang ke bawah, tetapi pikirannya berada di alam lain. Ia jadi mengenang masa lalu, ketika ia masih sering bersama Alec, ketika mereka berdua bertukar pikiran, ketika mereka berdua bersama layaknya sahabat. Alec berbeda dengan dirinya. Menurut Dylan, anak di sampingnya ini bisa melihat dunia dengan tenang. Pikirannya ringan. Sisi yang dilihatnya dengan Dylan, menurut Dylan berbeda. Anak seperti Alec juga rasanya tidak susah untuk mendapat banyak teman. Ia suka sisinya yang itu. Ia senang.

Ia cinta karena itu. Nafsu hanya sampingan dari rasa cintanya.

“Aleciel Godwin.”

Matanya masih menatap ke bawah, berusaha membersihkan sisa-sisa cairan itu sebelum berdiri sambil menatap anak lelaki itu dengan senyum. Senyum yang entah senang, bahagia, atau malah perih.

“Ah, baiklah. Aku pergi dulu.”

Ia membalikkan tubuhnya, berjalan ke arah lift. Saat itu, logikanya seakan telah berhenti. Ia tidak bisa mengendalikan mulutnya, perasaan dan kenangan telah mengendalikannya - telah memaksanya untuk mengatakan itu. Entah Alec sadar atau tidak, tetapi ia harap tidak. Ia harus pergi. Ia tidak ingin mendengar ucapan dan melihat reaksi Alec lebih jauh. Ia tidak ingin sakit hati karena itu, tidak.

Ia merasa telah mengambil keputusan yang salah.

There is no turning back, Dylan.
avatar
Dylan Stephens
Member
Member

Posts : 38
Points : 44
Reputation : 0
Join date : 11.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: 1st Grade Senior High School
Status: Single
Self-quote: "We live with others."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Aleciel Godwin on Wed Jun 17, 2009 12:41 pm

Alec membersihkan tumpahan kopi di lantai dalam diam. Dylan berada di depannya, turut membantu.
Ia ingin bertanya. Mulutnya gatal untuk menanyakan masalah tadi. Untuk mendapat kepastian. Tapi otot wajahnya tidak bergerak. Ia tidak bisa membuka mulut dan bertanya. Apa Ia takut mendengar jawabannya? Walaupun Ia sendiri belum yakin benar nama siapa yang akan Dylan ucapkan. Karena itu Ia hanya diam dan membiarkan Dylan membantunya.

Perlahan-lahan jantungnya kembali berdetak normal. Kepalanya yang tadi penuh, mulai menjadi jernih walaupun sedikit. Dadanya terasa sakit, menyesal karena telah sempat memaksa Dylan untuk memberitahu rahasia mengenai orang yang dicintainya. Memaksa sahabat sendiri seperti itu...
Ia merasa jadi orang terbrengsek sedunia.

Perlahan Alec membuka mulutnya untuk mengatakan 'Maaf karena telah memaksamu', tapi Dylan keburu memanggil namanya, membuat Alec segera mengangkat mukanya ke arah pemuda itu.
Dylan tidak berkata apa-apa. Sahabatnya itu tetap memandangi lantai Lobby. Sesaat kemudian Dylan berdiri dan tersenyum.
Alec balas tersenyum. Refleks.
Dylan pamit dan segera berbalik kemudian berjalan ke arah lift.
Alec hanya diam dan menatap punggung pemuda itu. Ia bisa saja mengejarnya. Namun dia tidak mau. Dia tidak mau memaksa Dylan lebih lanjut. Dan mungkin dia memang lebih baik tidak tahu nama siapa yang akan diucapkan--
Pikiran Alec terputus.
Tunggu...
Tadi apa yang Dylan katakan sebelum Ia mengucapkan kata-kata perpisahan?

"Aleciel Godwin."
Nama lengkapnya. Bukan 'Alec', sebagaimana Dylan biasa memanggilnya.
Sialan!

Alec buru-buru berdiri dan melesat ke arah lift.

"Dylan! Tunggu!" Ia berteriak di tengah nafas memburu. Jantungnya kembali ke kecepatan tinggi. "Hoi, tunggu dulu!" Kedua kakinya berlari seakan hidup Alec bergantung pada kesuksesannya dalam mengejar Dylan.
avatar
Aleciel Godwin
Member
Member

Posts : 48
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 06.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: SMU kelas 1, tapi sedang mencari kerja paruh waktu
Status: Single
Self-quote: "Take it easy, things will work out eventually..."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Dylan Stephens on Thu Jun 18, 2009 2:45 pm

Ia dapat mendengar Alec memanggil namanya, menyuruhnya untuk menunggu, dan suara langkah kaki yang dengan cepat menuju ke arahnya. Ia dapat merasakan jantungnya berdetak kencang dengan tiba-tiba. Sekarang, mengapa Alec mengejarnya? Apakah ia paham dengan pernyataan cinta Dylan yang tersembunyi itu? Atau karena ia tidak mengerti jadi ia mengejarnya? Atau Alec butuh penjelasan? Namun, penjelasan atas apa?

Dylan menjadi takut. Rasanya ingin ia percepat langkah kakinya. Namun, kalau misalnya ia cepat-cepat masuk ke lift dan Alec memaksa masuk - malah anak itu terjepit di lift bagaimana? Eh, dasar pemikirannya terlalu berlebihan. Pintu lift, kan, bisa ditahan dengan tangan juga. Atau, atau, skenario terburuk. Kalau mereka berdua sama-sama masuk ke dalam lift bagaimana? Dylan akan lebih sulit menjelaskan lagi dan tidak bisa kabur. Namun, kalau berhenti dan harus menjelaskan, ia juga tidak tahu. Eh, tetapi bukan berarti Alec sudah mengerti pernyataannya, kan?

Ia diliputi panik. Pikirannya mulai tidak jernih.

Langkah kakinya ia percepat menuju lift. Satu-satunya hal yang terpikir olehnya sekarang adalah kabur. Tidak, ia tidak berlari. Hanya berjalan cepat. Mengapa ia berlari? Ia juga tidak mengerti. Sekali lagi, ia panik. Dalam hati ia hanya berharap agar Alec tidak dapat mengejarnya dan ia bisa kembali ke kamarnya dengan tenang.

Ia dapat merasakan keringat dingin mengucur dari dahinya.

Sebenarnya ia takut karena apa, sih?

Matanya dapat menemukan lift. Dengan cepat ia mendekati pintu mesin pengangkut itu dan memencet tombol ke atas. Satu detik, dua detik, tiga detik, rasanya waktu berlalu begitu lama baginya. Telapak kaki depannya ia hentakan dengan cepat beberapa kali ke lantai. Ia melihat pintu lift itu terbuka, tidak bisa menerka seberapa jauh jaraknya dengan Alec sekarang, sebelum masuk ke dalam lift dengan tergesa-gesa.
avatar
Dylan Stephens
Member
Member

Posts : 38
Points : 44
Reputation : 0
Join date : 11.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: 1st Grade Senior High School
Status: Single
Self-quote: "We live with others."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Aleciel Godwin on Fri Jun 19, 2009 3:37 pm

Dengan lincah Alec menghindari beberapa orang yang kebetulan menghalangi langkahnya. Ia masih dapat melihat punggung Dylan, namun pemuda itu mulai berjalan lebih cepat dan menghilang ke dalam lift.

Sial!
Alec berlari semakin cepat. Ia dapat melihat pintu lift mulai menutup, membawa Dylan di dalamnya. Namun sebelum pintu tersebut benar-benar menutup, Alec berhasil menyusupkan tubuhnya diantara kedua pintu itu.

[OUT]
avatar
Aleciel Godwin
Member
Member

Posts : 48
Points : 50
Reputation : 0
Join date : 06.06.09
Age : 24

Character Bio
Job: SMU kelas 1, tapi sedang mencari kerja paruh waktu
Status: Single
Self-quote: "Take it easy, things will work out eventually..."

Kembali Ke Atas Go down

Re: [CLOSED] If I can tell you...

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Halaman 2 dari 2 Previous  1, 2

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik