Welcome to the Jungle (FINISHED)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Sat Jun 13, 2009 7:44 pm

Ah, hari melelahkan lain akhirnya selesai juga. Menenteng ranselnya yang berat, belum lagi buku-buku kuliah yang di tentengnya, rasanya pundak Subaru hampir patah. Harusnya ia sudah mulai terbiasa dengan beratnya buku-buku referensi yang hampir tiap hari dibawanya, belum lagi jika ia menambah pinjaman buku dari perpustakaan kampus. Tapi ternyata, bahunya itu memang terlalu lembek untuk dipaksa menggendong ransel yang tampaknya beratnya lebih dari 2 kilogram itu.

Udara yang cukup panas, ditambah banyaknya bawaan dan kepala yang penat, Subaru berniat buru-buru kembali ke kamar apartemennya dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Keramas, mungkin. Ah, membayangkan nikmatnya berada di bawah guyuran shower saja sudah cukup sebagai pemacu semangatnya melangkah lebih cepat menuju lift.

Sesampainya di lift, Subaru buru-buru menekan tombol angka 7, berharap di lantai selanjutnya tidak ada orang yang memakai lift agar ia bisa cepat-cepat sampai. Apalagi, bahunya mulai protes karena pegal, minta ranselnya diturunkan. Pintu masih terbuka, menunggu apakah ada lagi orang yang akan masuk ke dalam lift.


Terakhir diubah oleh Subaru Faustin-Kisaragi tanggal Sat Jun 20, 2009 4:51 pm, total 2 kali diubah
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Wed Jun 17, 2009 1:34 am

Luka berjalan tenang menuju lift apartemen dengan sedikit bersiul santai. Semenjak kepindahannya beberapa hari yang lalu, dia belum membereskan barang-barangnya dan tampaknya hari ini dia sudah harus membereskannya. Beberapa arsipnya masih ada di koper dan dia belum mencarinya. Padahal dia membutuhkannya untuk lamaran kerjanya besok.

Selama berjalan, dia menyusuri beberapa ruangan dan berpikir, 'well...seventh floor isn't short distance'. Bukan dia tidak senang, tapi letaknya yang jauh terkadang mengganggunya.
Aaah...kenapa dia hanya mengeluh?

Saat dia tiba di dekat lift, sudah tampak pemuda yang menekan tombol pintu. Sudah akan berangkatkah? Jika dia tertinggal, dia harus menunggu lagi?

No, thank you very much...

"Aah! Wait! Wait for me!" ujarnya sambil mulai berlari kecil. Semoga saja pemuda itu mendengarnya...
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Thu Jun 18, 2009 1:59 pm

Subaru masih berdiri di lift, memandangi sekeliling lift yang tampak dikelilingi alumunium yang jernih tanpa goresan, hingga nyaris tampak seperti kaca. Ia memandang refleksi dirinya sendiri di sana, dan memandang betapa kucelnya penampilannya. Wajah lelah setelah berjam-jam duduk mendengarkan dosen, rambutnya sedikit berantakan, dan kemejanya tampak sama berantakannya. Hh, tampaknya memang hal pertama yang harus dilakukannya setelah sampai di kamarnya ialah mandi.

"Aah! Wait! Wait for me!"

Pintu itu nyaris saja tertutup ketika ia mendengar suara seseorang mencoba menghentikan pintu itu tertutup. Buru-buru ia menekan tombol di pintu untuk membuka pintu itu kembali agar siapapun yang memanggilnya itu bisa naik ke lift dengan selamat, tanpa harus menunggu lift berikutnya.

"Whoops, lucky you. Or else you have to wait for the next one." ujar Subaru ringan, tertawa kecil pada pria-berambut-pirang-yang-mengejar-lift itu.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Thu Jun 18, 2009 3:04 pm

Luka berlari mengejar waktu agar dia segera sampai di lift sebelu pintunya tertutup, tampaknya pemuda di dalam lift itu menyadar keberadaannya dan segera menghentikan laju pintu lift. Dalam hati Luka bersyukur dan tangannnya kembali merapatkan map-map putih yang dibawanya.

Sesampainya dia dalam lift, pemuda di dalamnya tertawa kecil padanya.
"Whoops, lucky you. Or else you have to wait for the next one."
Luka membenarkan kemejanya dan letak kacamatanya yang berantakan karena berlari. Dia tertawa kecil diantara nafasnya yang masih sedikit memburu karena berlari.

"Yeah...waiting isn't my favorite things to do, thank you anyway..." Balasnya dengan senyum. Setelah membenarkan kacamatanya, Luka memeriksa dokumen-dokumen yang ada di dalam map putihnya. Semoga saja tidak ada yang terjatuh karena dia berlari.

Suasana hening...tampaknya pemuda disebelahnya ini pernah dilihatnya, tetapi entahlah...Luka masih baru di apartemen ini. Ingatannya akan wajah seseorang masih terbilang payah.

"Just barely arrived from college?" Tanyanya membuka topik pembicaraan. Dilihat dari perawakan pemuda ini, tidak mungkin masih bersekolah, di tambah dengan tas besar dan buku-buku yang sedang dibawanya. Lagipula dia tidak mengenakan seragam.
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Thu Jun 18, 2009 5:49 pm

Lift berjalan naik dengan lambat, lama sekali rasanya sebelum mereka sampai di lantai dua. Untuk membuang waktu, Subaru membuka buku referensinya tentang sastra Eropa di zaman Renaissance. Mata birunya terpaku pada buku tebal itu, bergulir menganalisa baris demi baris, sebelum konsentrasinya terpecah karena suara pria yang berdiri di sebelahnya.

"Just barely arrived from college?"

"Oh, yes. Kind of." Subaru menjawab dengan sopan, nada yang biasa, senyuman lembut yang biasa. Sejenak mata birunya menganalisa penampilan pria yang berdiri di sebelahnya ini, sebelum sepasang orb biru laut itu kembali meneliti literatur di tangannya.

"What about you? Home from work as well?" tanya pemuda blasteran Jepang-Rusia itu ringan. Ups, mungkin ia sedikit lancang di sana. Ah, tapi toh ini bukan Jepang. Ini negara yang menjunjung liberalisme bukan? Subaru berhak bicara apa saja, selama itu tidak menyinggung hal-hal sensitif dalam norma pergaulan.

GREK!

Baru saja ia bertanya, lift itu bergetar. Tidak terlalu keras, tapi cukup mengganggu kenyamanan. Subaru menghela nafas, melihat ke langit-langit lift. Biasanya getaran semacam ini pertanda masalah lain. Ah, semoga saja tidak. Semoga saja itu hanya firasat Subaru saja.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Thu Jun 18, 2009 7:02 pm

"Oh, yes. Kind of."
"What about you? Home from work as well?"
Luka menoleh dan mengipaskan map di depannya, sedikit memberinya angin untuk mendinginkan wajahnya yang masih sedikit terasa panas karena berlari. Dia tersenyum kecil dan membuka mapnya, menunjukkan isinya pada pemuda ini.

Sebuah surat lamaran perkerjaan.

"I'm still searching for a job...its kinda hard to find one lately, isn't it?" Jawabnya dengan menghembuskan nafas lelah. Jika memang dia dulu seorang dokter besar di Britain, keputusannya untuk mengasingkan diri sementara ini membuatnya merasakan sulitnya kehidupan.
Tidak banyak rumah sakit yang membutuhkan dokter baru disana, terutama dokter yang tidak menguasai bahasa setempat.

"I guess I'll try to apply on small clinic instead next time" tambahnya dengan menyentuh dagunya, memikirkan idenya itu. Bukan sebuah pekerjaan yang akan sanggup membuatnya hidup seperti dulu, tetapi akan cukup menyokong hidupnya selama dia berada disini.

"So...what is your--" belum sempat Luka menyelesaikan kata-katanya, sebuah derakan dan getaran lift terasa mengguncang mereka. Sebuah bunyi yang akan membuat seseorang dengan claustrophobia akan segera menangis ketakutan.
Luka menatap langit-langit dan menganalisa bahwa lift mereka berhenti.

Okay....so..we're trapped here...?

Luka menghela nafas, tetap berusaha tenang dan mengendalikan diri. Tidak ada gunanya merasa panik sekarang. Dia bergerak menuju tombol lift, memeriksa tombol darurat yang ada disana.
Semoga saja ini bukan seperti apa yang ada dalam pikirannya...
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Thu Jun 18, 2009 7:30 pm

Subaru melongokkan kepalanya untuk melihat isi map yang disodorkan oleh pria yang ia tidak tahu siapa namanya ini. Surat lamaran pekerjaan yang cukup..tidak umum, mungkin? Surat lamaran seorang dokter. Selama ini Subaru pikir, dokter tidak perlu mencari pekerjaan. Begitu lulus universitas, maka rumah sakit lah yang akan mencari mereka. Terlebih, jika mereka adalah lulusan spesialis. Dan lebih spesifiknya lagi, jika mereka memiliki spesialisasi yang bisa dibilang jarang ditemui.

Sudahlah, sekarang bukan waktunya berspekulasi. Subaru menarik diri, dan tersenyum simpatik pada pria ini. Tinggal di negeri orang, tanpa pekerjaan tetap, apalagi jika sendirian, hidup pasti terasa sangat keras. Di awal waktu ia tinggal di sini, situasi Subaru mungkin sama dengan pria ini.

"That must been quite tough for you isn't it?" papar si pemuda bermata biru safir ini dengan nada simpatik yang sama. Simpatik, bukan mengasihani. Sekedar mengerti sulitnya hidup dalam situasi si pria berambut pirang ini. Dulu ia tiba di sini dengan uang yang hanya cukup untuk menyewa kamar apartemennya. Sementara untuk kuliah dan hidup, Subaru harus menjalani berbagai macam pekerjaan sambilan untuk mengumpulkan uang. Syukurlah, di semester selanjutnya Subaru mendapat beasiswa. Dan di semester keempat Subaru diterima bekerja sambilan sebagai penerjemah dan asisten editor di sebuah redaksi majalah lokal.

Ah, mengingat itu, kenapa jadi bernostalgia ya? Hmm, sudahlah. Toh Subaru menikmati kehidupannya di sini jauh dari pada di tanah kelahirannya sendiri. Dimana ia berada jauh dari kungkungan keluarga dan ayahnya yang sadistik.

GREK!

Guncangan itu lagi.

"What in the world is happening?"

Lepas dari masalah kehidupan, di sini ia tengah menghadapi masalah baru. Lift yang ditumpanginya bersama si pirang ini tampaknya bermasalah. Setelah terguncang tadi, lift ini tidak menunjukkan gerakan lagi. Macetkah? Oh, sial. Hari tidak akan lebih buruk dari ini.

"Seems like we stuck here.." Subaru menghela nafas, memperhatikan si pirang itu menekan tombol darurat, dan menunggu. Menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. Yang terburukkah? Atau sebaliknya?
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Thu Jun 18, 2009 9:05 pm

Luka kembali menekan tombol merah darurat yang ada di dekat tombol telepon darurat. Tampaknya mereka benar-benar terjebak...
Luka meraih gagang telepon dan mencobanya. Ada sebuang nada sambung, hampir saja Luka menekan tombol panggilan darurat, nada sambungnya terputus.

Oh...great...

Luka menghela nafas dan meletakkan telepon ditempatnya. Di pandangnya sekitar mereka, sebuah besi alumium yang terpoles mulus, memantulkan bayangan mereka dengan hampir sempurna.
Dalam keadaan ini, tidak mungkin ada sinyal yang akan menyentuh telepon genggamnya.

"okay...we're trapped here..." kata Luka, seharusnya sudah tidak perlu penjelasan, Pemuda itu pasti mengerti situasi mereka.
"you...didn't bear any serious disease, right?" Luka harus memastikan saja.
Biasanya jika seseorang memiliki penyakit tertentu, jika di hadapkan dengan situasi darurat seperti ini. Hal yang ingin di hindarinya adalah serangan panik.

Setelah nanti memastikan mereka berdua cukup tenang, dia harus memikirkan cara agar seseorang menyadari keadaan mereka. Alloggio memang sebuah apartemen yang cukup lenggang. Bisa-bisa tidak ada yang menyadari keadaan mereka...
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Thu Jun 18, 2009 9:27 pm

"okay...we're trapped here..."

Yah, Subaru juga tahu kalau mereka sekarang terperangkap di lift. Jujur saja, ini pertama kalinya ia terjebak di situasi yang selama ini menurutnya hanya terjadi di film-film action Hollywood saja. Mengalaminya sendiri ternyata rasanya menyeramkan juga. Dan sekarang dirinya, terperangkap di ruang sempit, dengan seseorang yang bahkan ia tidak tahu siapa.

Subaru menghela nafas lagi ketika melihat pria berambut pirang itu menutup telepon darurat di lift. Mungkin tidak ada sambungan, karena tidak sekejap pun Subaru melihat pria itu berkata-kata, ataupun meminta pertolongan untuk mereka. Benar-benar hari yang hebat, dalam artian keberuntungan minus.

"you...didn't bear any serious disease, right?"


"Not particularly." jawab Subaru, berusaha menjaga agar pikirannya tetap jernih dan tenang. Panik tidak akan membuahkan apa-apa. Yang ada mungkin ia malah akan menghabiskan persediaan oksigen yang terbatas di ruang tertutup seperti ini. Ia melirik ponselnya. Percuma, tidak ada sinyal. Merujuk pertanyaan si dokter pirang ini tadi, ia bersyukur ia tidak memiliki penyakit serius macam apapun. Kalau ya, terjebak di lift begini bisa saja berarti mengundang dewa maut.

"Hmm..what should we do?" Subaru melihat sekeliling, dinding alumunium bening yang mengepung mereka, lalu mata birunya bergulir memandang langit-langit lift. Kalau ini memang situasi seperti di film-film action Hollywood yang sering ditontonnya, maka mereka bisa saja keluar melalui ventilasi lift yang tepat berada di kepala mereka. Tapi masalahnya, mereka tidak tahu lift ini tengah berhenti dimana. Kalau dekat dengan lantai selanjutnya, maka mereka benar-benar bisa selamat dengan memanjat ke pintu lift di lantai itu. Kalau tidak? Yaah..Subaru juga belum bisa membayangkan.

"Do you have any ideas?" Subaru berpaling pada si pirang yang, sampai sekarang belum ia ketahui namanya. Mengingat ia dokter, mungkin ia punya solusi yang lebih baik untuk mengatasi situasi darurat begini. Dokter harus selalu siap dengan situasi darurat, bukan?
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Thu Jun 18, 2009 10:49 pm

Luka melipat tangannya di depan dada, menyentuh dagu dan bibir bawahnya, sementara tangannya yang lain mengamankan map-mapnya di depan dadanya. Berpikir. Tidak boleh bertindak gegabah, karena hanya kan menimbulkan kepanikan. Luka menatap keadaan pemuda di depannya, dan keadaannya sendiri. Mereka berdua tampaknya sama-sama lelah, dan melakukan hal yang belum tentu membawakan hasil tampaknya tidak terlihat begitu menyenangkan...
"Do you have any ideas?"
"We both tired...I guess we should wait a moment until the electricity went up" ujarnya sambil membuka kancing jasnya. Luka yakin kerusakan lift ini disebabkan oleh tegangan listrik yang turun. Cepat atau lambat akan ada seseorang yang menyadarinya.

Luka beralih mengambil tempat duduk di sudut lift dan melipat kemejanya dengan rapi -- dia masih membutuhkan jas itu untuk besok --, matanya kembali menatap pemuda di dekatnya.
"So...why keep standing right there? take a seat..." ujrnya dengan senyum yang semoga saja tetap terlihat tenang. "Really...quite a day..." desahnya sambil melonggarkan dasinya. Jika memang dia harus menunggu di dalam, dia harus membuat dirinya senyaman mungkin kan?
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 7:24 am

"..right.." Subaru menghela nafas, dan mengikuti si pirang itu duduk di sisi yang bersebrangan dengan dirinya. Ketika ia duduk dan menurunkan ransel berat itu dari bahunya, rasanya lega sekali. Tapi dengan cepat rasa pegal pun mulai menguasai. Ah, ingin rasanya Subaru mengurangi bahan yang dibawanya ke kampus, tapi tidak mungkin. Belakangan ini tugasnya menumpuk. Semalam saja ia harus tidur larut untuk menyelesaikan tugasnya mengenai Sastra Jerman di abad ke 19. Untunglah deadline pekerjaannya di majalah bulan ini sudah lewat. Ia bisa sedikit berlega hati.

"..And i just thought of taking a bath once i got to my room.." keluh Subaru, menatap langit-langit dengan malas, melonggarkan kancing kemejanya karena rasa gerah yang mulai menyerang. Lagi, untuk membuang waktu, ia membuka kembali buku referensinya mengenai sastra Eropa di zaman Renaissance, dan membetulkan posisi kacamata plus nya yang melorot.

Tapi keheningan begini rasanya tidak nyaman. Apalagi dengan seseorang yang tidak kau kenal. Ah, berkenalan tidak akan menyakitkan, bukan? Apalagi si pirang ini penghuni Al'logio juga. Berkenalan dengan tetangga, tidak salah, bukan?

"What's your name uhh..mister?" tanya Subaru, tersenyum canggung memanggilnya begitu karena memang ia tidak tahu nama dokter ini. Ia mengulurkan tangannya, kemudian memperkenalkan diri sendiri. Untuk mengetahui nama seseorang, kau harus memperkenalkan diri sendiri lebih dulu, bukan?

"My name's Subaru Faustin-Kisaragi. I'm on room 704. Nice to meet you."
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 1:13 pm

"..And i just thought of taking a bath once i got to my room.."
Luka tertawa kecil mendengar keluhan dari pemuda ini, aaah...mandi air hangat tampaknya memang menyenangkan setelah berjalan-jalan seharian dengan hasil sia-sia...dan kesulitan bahasa.

Baiklah...tampaknya Luka benar-benar memerlukan seseorang untuk mengajarinya bahasa setempat...atau dia akan selamanya terperangkap dalam kesalah pahaman orang-orang yang kadang terlalu bersemangat melihat orang asing, atau bahkan ketakutan melihatnya.

"What's your name uhh..mister?"
"My name's Subaru Faustin-Kisaragi. I'm on room 704. Nice to meet you."
Luka menoleh dan melihat kecanggungan di wajah pemuda bernama Subaru ini, aaah...ada nama jepangnya.... Dia mengulurkan tangan membalas jabatannya dan tersenyum kembali.

"Luka Karl...you can call me Luka..." jawabnya berusaha tidak membuat Subaru canggung, "And looks like we're neighboor next door...I'm staying at 707" tambahnya mengingat nomor kamarnya. Aneh sekali jika dia belum pernah bertemu dengan pemuda yang tinggal tepat di depan kamarnya ini.

"Say...you have Japanese name...did you came from Japan?"

Jepang...negara dimana adiknya tinggal sekarang. Setelah menolak untuk mengikutinya kembali ke Britan, memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di Jepang dan tidak akan kembali sebelum dia dan Luka sama-sama mengintropeksi diri. aaah...ternyata Jepang memang memiliki banyak masalah dengan Luka.

Semoga saja...tidak dengan pemuda ini.
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 1:26 pm

"Nice to meet you then..Luka." Subaru hanya tersenyum sopan ketika Luka menyambut uluran tangannya. Yah, sekedar gestur perkenalan. Ia tidak mau kesan pertama dirinya yang didapat oleh tetangganya ini adalah seorang yang sombong. Yah, meskipun ia tidak mau di anggap sok kenal juga. Kontradiktif.

Dan ia baru menyadari kalau ternyata mereka tinggal di lantai yang sama. Kenapa tidak pernah bertemu ya? Mungkinkah karena ia kerap pulang malam hari jika deadline sudah dekat? Ataukah karena ia juga kerap harus berangkat lebih pagi untuk mengejar dosen? Hmm, yang manapun kedengarannya masuk akal. Sama-sama alasan logis mengapa ia jarang bertemu tetangganya. Sebagai mahasiswa, kehidupannya cukup keras. Apalagi, ia harus menghidupi dirinya sendiri.

Ah, bukan. Bukan saatnya mengeluh sekarang.

"Say...you have Japanese name...did you came from Japan?"


"Uh, yes. My mother's Japanese, and my Father is Russian. I was born in Moscow, so i stayed longer in Russia rather than Japan." Subaru menjawab apa adanya. Ya, kalau bagi orang awam memang namanya kedengaran agak aneh. Campuran nama Jepang dengan marga Rusianya memang tidak terlalu umum. Kalau ada yang patut disalahkan atas keanehan namanya, maka itu adalah ayahnya. Kalau ibunya menikah dengan sesama orang Jepang, namanya tidak akan campur aduk begini.

"How about you Luka? Where did you come from?" tanya Subaru ringan, sementara matanya terpaku pada mata hijau Luka yang dalam. Sejenak, literatur sastra Eropa di zaman Renaissance nya terlupakan.

Toh buku itu masih bisa dibaca di kamar nanti.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 1:47 pm

"Uh, yes. My mother's Japanese, and my Father is Russian. I was born in Moscow, so i stayed longer in Russia rather than Japan."
Waah...ternyata berdarah half...tentu saja namanya menjadi terdengar unik. Tetapi Luka tidak akan menilai nama seseorang...Namanya sendiri menurut beberapa teman yang pernah dia kenal --terutama mahasiswa Indonesia yang pernah belajar di Universitasnya-- memiliki arti yang menyedihkan, baik nama adiknya, atau nama ibunya.
well...entah siapa yang memberikan nama-nama itu..sebuah lelucon, atau sebuah harapan?

"So..can I call you with...Subaru?" Tanyanya mengusulkan sebuah nama panggilan. Mereka juga bertetangga, kenapa tidak saling mengakrabkan diri?.

"How about you Luka? Where did you come from?"
"From Britain, London...Right now I'm on my own journey, being alone to reflecting my ownself...kinda hard if we ever felt how to live without any worries on living matter..."Jawabnya dengan senyum kecil, matanya tetap menatap ke arah map-mapnya. Yah..bukan hal mudah...tetapi dia tidak boleh menyerah...

Setidaknya...tidak sekarang...

"I ever gone to Japan a few times..." Luka mencoba mengingat berapa kali dia ke Jepang, dan selama di sana, tidak banyak hal yang bisa di anggapnya baik. Mungkin karena sikapnya pada adiknya? atau karena memang dia tidak pernah bisa 'berteman' dengan Jepang?
"Adored their amusement park~ they have the highest roller coaster ever~"

ah...sebuah pembicaraan ringan..tidak mungkin dia mengatakan dia tidak 'beruntung' dengan Jepang. Terutama pada pemuda keturunan Jepang ini.
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 2:37 pm

Sebenarnya tidak bisa dibilang umum dalam adat Jepang memanggil seseorang langsung dengan nama kecilnya. Tapi mengingat dirinya berdarah campuran, memanggil marganya pasti bingung. Jadi Subaru sudah terbiasa dengan orang-orang yang langsung memanggilnya dengan nama kecilnya. Lagipula, Subaru besar di Moscow dengan kakek-neneknya sampai berumur 14 tahun. Jadi ia lebih terbiasa dengan adat barat daripada adat Jepang sendiri.

"Well, sure. Call me anything you like." ujarnya, berpaling lagi ke literaturnya yang sempat terlupakan. Ups, ternyata ia tidak bisa benar-benar berpaling dari buku-buku yang selalu menemaninya. Dasar anak sastra, yang dipegang kalau tidak literatur referensi, novel, pasti karya-karya tulis lain yang terkesan 'berat'.

"You're from Britain? Wow, i wish i could go there someday. I adored British literature. Classic ones, especially." Subaru langsung tertarik mendengarnya. Ya, ia selalu tertarik pada hal-hal berbau sastra klasik. Menurutnya karya-karya sastra klasik selalu mengandung makna yang dalam. Selalu berhasil mencuri perhatiannya. Apa lagi sastra Inggris, dimana banyak sekali penyair dan sastrawan terkemuka dunia dilahirkan. Seperti Oscar Wilde, William Shakespeare, Rudyard Kipling dan D.H. Lawrence, penyair-penyair dalam daftar favorit Subaru.

Subaru agak kaget mendengar Luka pernah ke Jepang. Padahal sebenarnya itu hal yang biasa. Meskipun ia memiliki setengah darah Jepang, tapi kenangannya selama di Jepang tidak pernah baik. Mendengar kata 'Jepang', ia teringat berbagai macam hal menyedihkan. Ayahnya yang diktator dan sadistik, yang memperlakukannya seakan ia tak lebih berharga dari sampah, sampai kematian ibunya 3 tahun yang lalu akibat melindungi dirinya dari siksaan ayahnya. Dan begitu ayahnya masuk penjara, Subaru segera lari ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah, dengan membawa serta seluruh tabungan dan barang-barangnya.

Untunglah, di sini kehidupannya lebih baik.

"Japan, huh..?" Subaru menerawang langit-langit lift. Rasanya sudah lama sekali ia tidak menginjakkan kaki di sana. Dan ia harap, ia tak usah menginjakkan kaki lagi di sana. Terlalu banyak kenangan menyedihkan. Dan kenangan menyedihkan tidak perlu diingat, bukan?

"Can't say i like staying there, tough. Kinda uncomfortable. I prefer staying in Moscow instead." Subaru tertawa kecil. Yah, ia hanya mengungkapkan preferensinya atas perbandingan Moscow dan Jepang. Dan ternyata ia memang lebih memilih tinggal di Moscow bersama kakeknya. Setidaknya, di Moscow, Kakeknya menerimanya dengan tangan terbuka.

Tch. Damned Old man..
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 3:57 pm

Luka tersenyum kecil mendengar jawaban Subaru tentang keinginannya datang ke Inggris, Ketertarikannya pada sastra setidaknya bisa dimengerti sedikit bahwa memang di Inggris memang banyak menghasilkan sastrawan bersejarah. Hanya saja, sastra bukan bidang yang bisa di mengerti oleh Luka, jadi dia hanya menggangguk kecil pada Subaru.

Ahh..berbicara tentang kampung halaman, eh? Sudah berapa lama dia meninggalkan Britain? Mom pasti sangat marah padanya kali ini. Satu-satunya penerus keluarga akhirnya memutuskan untuk mengasingkan diri. Bukan suatu keputusan yang mudah untuk di ambil karena dia menyayangi keluarganya.
"Can't say i like staying there, tough. Kinda uncomfortable. I prefer staying in Moscow instead."
Luka menoleh dan melihat ekspresi sendu dari Subaru. Tampaknya pemuda ini juga tidak begitu menyukai Jepang, dan sepertinya memiliki kenangan buruk disana. Sekarang dia jadi merasa tidak enak telah mengatakan hal-hal tak penting soal Jepang.

"Aah..Sorry if I remind you of something with Japan..." ujarnya sambil mendekat berusaha meminta maaf. Luka tidak suka jika dia kembali menyakiti seseorang dengan ketidak sensitifannya. Sudah cukup dia melukai adiknya saja.

Pembicaraa ini semakin terasa tidak penting, instingnya yang lama mengatakan bahwa lebih baik dia diam, tidak mencampuri urusan orang, dan kembali membangun pertahanan dirinya sendiri. Tetapi dia menepisnya...dia sudah berjanji akan berubah...

Hanya saja masih terasa sulit...

Luka kembali menyandarkan tubuhnya dan menatap langit-langit. Berharap bahwa semuanya segera berakhir dan dia bisa segera beristirahat di kasur empuk kamae.
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 6:16 pm

"Aah..Sorry if I remind you of something with Japan...

Subaru menggidikkan bahu mendengar Luka berkata dengan nada tidak enak hati begitu padanya. Baginya bukan masalah, sebenarnya. Toh sekarang ia sudah tidak di Jepang lagi, dan sekarang ia menghidupi kehidupannya di sini dengan bebas dan mandiri. Untuk itu saja, Subaru sudah sangat bersyukur.

"No problem. It's only a past, and that is all to it." Subaru tertawa kecil. Ya, untuk apa mengingat masa lalu yang kelam? Hanya akan menghambat langkahnya untuk maju ke depan. Bukankah lebih baik menjalani apa yang ada di depan mata, daripada terus menerus mengingat masa lalu dan tidak berbuat apa-apa? Doktrin lama, kuno, dan klise, memang. Tapi doktrin itu selalu terasa benar adanya.

Tenggelam dalam kesunyian, Subaru mengalihkan kembali perhatiannya pada buku di tangannya. Literatur tentang sastra Eropa pada zaman Renaissance yang baru setengah buku dibacanya. Benar-benar..ia merasa persediaan oksigen di dalam lift ini mulai menipis. Entah sampai berapa lama mereka bisa bertahan di dalam sana, di ruangan tertutup dengan persedian oksigen yang harus dibagi berdua.

Tuhan..semoga ini tidak berlangsung lama..

GREK!

"Whoa! What was that?" baru saja berdoa begitu dalam hati, Subaru terhenyak ketika merasakan guncangan lain lagi di lift. Apakah ini pertanda baik, atau pertanda buruk? Semoga saja pertanda baik, yang berarti Tuhan mendengar doanya barusan.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 9:00 pm

Sunyi...
Sebuah keadaan dimana Luka tidak dituntut untuk mengeluarkan suaranya untuk menghibur suasana. Tidak...dia tidak pernah baik sebagai pencerah suasana. Sebaliknya, dia pandai memperkeruh suasana dengan sikapnya.
Suasana yang entah kenapa membuatnya selalu menemukan dirinya sendiri. Dan dia...sangat menikmati kesunyian yang terpantul dari dinding-dinding aluminium dingin disekitarnya

Walaupun suasana dingin seperti ini, entah kenapa Luka bisa merasakan rasa pengap yang mulai memenuhi kotak besi ini. Aah....hanya perasaannya sajakah? bahwa oksigen yang menipis, di gantikan oleh karbon dioksida yang meningkatkan suhu. Tentu saja suasana akan semakin terasa menyesakkan lagi.

Aw great....let this happened in eternity....

Tampaknya dia harus mulai berpikir sinis untuk mengutuki keadaannya ini.
Dan...

GREK

Sebuah getaran kedua yang sama seperti getaran pertama, di iringi dengan bunyi mesin yang mulai memutar mekanisme alat ini. Tampaknya listrik sudah mulai hidup dan mulai bergerak kembali.
Luka bangkit dari tempatnya duduk dan segera menatap segala penjuru lift.

"looks like the heaven save us..." ujarnya tersenyum lega mengulurkan tangannya pada Subaru untuk membantunya bangkit.
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 9:13 pm

Merasakan lift itu bergerak naik lagi, Subaru tidak bisa tidak menghembuskan nafas lega. Sejenak tadi sambil membaca bukunya ia mulai menghitung kira-kira berapa lama lagi mereka bisa bertahan dengan kadar karbon dioksida yang mulai mengalahkan persentase jumlah oksigen dalam lift itu. Dan ternyata, sebelum kadar karbon dioksida itu benar-benar mendominasi sisa oksigen yang mereka miliki untuk bertahan di dalam, lift itu pun bergerak lagi.

Phew, Thank God.

Subaru menyambut uluran tangan Luka, berusaha berdiri. Tapi karena tasnya terlalu berat dan ia membuat gerakan tiba-tiba untuk berdiri, spontan saja keseimbangannya hilang dan ia jatuh terjengkang. Kepalanya membentur dinding aluminium lift dan menimbulkan suara dentangan menyakitkan di dalam lift.

"Ouuuucchhhh. That hurtsss!!" Subaru mendesis, menggosok-gosok belakang kepalanya yang nyeri berdenyut-denyut. Pasti sekarang ini tingkahnya kelihatan bodoh sekali di depan Luka. Semoga saja Luka tidak akan tertawa, melihat seorang mahasiswa tingkat 3 berusia 20 tahun masih bisa berperilaku ceroboh begitu.

Nampaknya hari ini memang bukan hari keberuntungan Subaru.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 9:49 pm

Luka menarik tangan Subaru yang menyambut ulurannya dan membantunya berdiri, tetapi Subaru tiba-tiba terhuyung kebelakang dan akhirnya dengan sukses membenturkan kepalanya ke dinding metal lift.

Dan bunyinya...lumayan keras...

Luka mengeritkan matanya mengingat bunyi yang dihasilkan kepala subaru dan logam besi dibelakangnya, tampak sakit...dan Subaru menggosok kepalanya dengan wajah frustasi. Aaah...tampaknya pemuda ini memang sedang kelelahan. Di tambah dengan beban yang sedang dibawa di tasnya...

"Aah...let me see..." ujar Luka segera meraih kepala Subaru untuk memeriksanya. Semoga saja tidak menimbulkan hal fatal.

Sedikit memar dan benjolan kecil terbentuk di tempat benturan, tidak ada luka yang berarti, dan tampaknya tidak ada gejala gegar otak ringan. Luka menghela nafas lega dan tersenyum pada Subaru.

"Be careful when you stand next time...looks like you had low blood pressure..." ujarnya sambil mengacak-acak kepala Subaru pelan. Dia kembali teringat pada bawaan Subaru yang tampaknya sangat berat, dia meraih beberapa buku tebal milik Subaru.
"Let me help you carry this...we're next door, right?"
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Fri Jun 19, 2009 10:30 pm

Subaru juga tidak mengerti kenapa tadi ia bisa kehilangan keseimbangan begitu. Yang jelas, sewaktu ia bangkit tadi, kepalanya terasa mengawang tiba-tiba, dan tahu-tahu kepalanya sudah membentur dinding lift.

"Aah...let me see..

Oh, iya. Subaru lupa kalau Luka adalah seorang dokter. Jadi ia membiarkannya saja menganalisa keadaannya. Siapa tahu, setelah benturan tadi ia mengalami gegar otak ringan, tulang retak, atau apapun yang mungkin terjadi pasca benturan semacam itu. Oh, sial, semoga saja tidak. Dirinya sedang banyak tugas belakangan ini, dan ia menolak kalau harus dirawat di rumah sakit karena alasan konyol begini.

Mendengar penjelasan Luka, Subaru bisa bernafas lega sekarang. Ya, rasanya masuk akal, kalau menilik gejala yang di rasakannya. Darah rendah. Mengingat sudah beberapa malam ini ia tidur saat subuh untuk mengerjakan tugas dan membuat waktu istirahatnya berkurang. Belum lagi pola makan Subaru sedang amburadul. Tak aneh kalau ia sampai kena darah rendah.

"Any suggestions to overcome it? I don't want to collapse when i am working on my papers.." tanya Subaru. Dalam kapasitasnya sebagai dokter, harusnya Luka memiliki cara yang bagus untuk mengatasi situasi begini, bukan?

"Let me help you...we're next door, right?

"Aah, i don't want to trouble you, Luka." Subaru tentunya tidak enak hati karena Luka sampai membawakan buku-bukunya. Tebal pula. Ia baru mengenal Luka, tapi sudah merepotkannya. Ck.
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Fri Jun 19, 2009 11:20 pm

"Any suggestions to overcome it? I don't want to collapse when i am working on my papers.."
"I think you already know how to take care of yourself, aren't you?" ujarnya sambil memeriksa warna wajah Subaru yang tampak pucat, memikirkan apakah dia akan memberikan sebuah 'Doctor Stop' untuknya atau tidak.

"If you had some assignment ahead...Maybe they could waiting..." ujarnya kali ini dengan kerutan di alis, warna wajah Subaru sudah pucat, dan keadaannya akan semakin memburuk jika dia memaksakan dirinya terus menerus.

Luka paham tentang beban seorang mahasiswa, karena dia pernah mengalami. Tugas dan tugas tampaknya akan selalu menumpuk tanpa pernah berhenti. Menyudutkan seseorang pada titik dimana dia akan lebih memilih tidak istirahat daripada kehilangan nilai. Terutama mahasiswa yang tinggal seorang diri. Tetapi semuanya akan sia-sia jika yang bersangkutan tidak menjaga tubuhnya sendiri, kan?
"Aah, i don't want to trouble you, Luka."
"It's not trouble at all...it'll troubled me if I couldn't help you at all..." ujarnya dengan sebuah senyum tulus. Insting dokternya mengatakan dia harus melakukan apa saja bagi yang membutuhkannya. Dan subaru sedang membutuhkannya.

"So tonight....forget bout your assignment...have a proper meal...and go to bed early" ujarnya sambil meletakkan telunjuknya di kening Subaru. Kebiasaannya untuk menekankan doktrinnya. "No argument" tambahnya. ya...memang awalnya dia ingin membebaskan Subaru dengan jadwalnya sendiri, tetapi setelah melihat betapa pucatnya pemuda ini, dia merubah keputusannya.

Well...dia masih seorang dokter yang mengkhawatirkan keadaan seseorang yang sakit, kan?
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Sat Jun 20, 2009 7:20 am

Subaru hanya tertawa ketika Luka berkata seharusnya ia bisa menjaga dirinya sendiri. Subaru juga tahu kalau minggu-minggu belakangan ini pola hidupnya sedang kacau-kacaunya. Tidur jam 4 subuh, lalu bangun jam 9 dan berlari mengejar bus agar bisa tiba tepat waktu di kampus jam 10. Kadang ia tidak sarapan demi mengejar waktu. Satu-satunya waktu makannya hanyalah makan siang, karena kadang malam ia hanya sekedar minum susu demi mengejar waktu.
Tapi Subaru tidak akan memberitahu Luka itu. Tidak penting, dan ada kemungkinan sebagai dokter Luka akan menasihatinya untuk memperbaiki pola hidupnya yang berantakan itu.

"Waiting, huh..?" Subaru menghela nafas, sementara lift baru mencapai lantai 5. Menunggu? Ya, sebenarnya bisa saja ia sedikit memundurkan waktu pengumpulan tugasnya. Sifatnya yang sedikit perfeksionis kerap menyiksanya dengan tuntutan untuk mengumpulkan tugas lebih dulu dari yang lain. Menyiksa diri, memang kedengarannya.

"So tonight....forget bout your assignment...have a proper meal...and go to bed early. No argument "

Baru saja Subaru membuka mulut untuk memprotes, Luka sudah menekankan kalau ia tidak boleh membantah. Maka kata-kata yang hendak dikeluarkannya pun ditelannya sendiri lagi saja. Penekanan Luka ini tampaknya beralasan, mengingat ia seorang dokter ada kemungkinan akan terjadi hal yang tidak diinginkan jika Subaru terus memaksakan diri. Pasrah, Subaru hanya menghela nafas pendek.

"Well if you say so.." Subaru tertawa kecil, pasrah dan tidak ada niat untuk melawan Luka. Melihat Luka yang dengan sukarela membantunya membawakan bukunya, Subaru tersenyum sebagai tanda terima kasih, sekaligus rasa tidak enak hati sudah merepotkan tetangga barunya ini. "Thanks, Luka. I'm really helped."

TING

Oh, sudah lantai 7 rupanya. Pintu pun membuka, dan Subaru tidak bisa lebih bersyukur karena mereka tidak harus terjebak lama-lama di dalam lift.

"Hey, Luka. Since you're helping me carrying my books to my room, mind to have a cup of coffee?" tawar Subaru. Hanya sekedar untuk berterima kasih pada Luka yang sudah membantunya membawa buku-buku tebal itu. Meskipun sebenarnya sendiri juga ia bisa membawa buku-buku itu, tapi dengan adanya Luka, ia lebih tertolong lagi.

Spoiler:
abis ini di end dulu aja, ato maw lanjut? >D
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Luka Karl on Sat Jun 20, 2009 11:59 am

"Well..if you say so..."
"Thanks, Luka. I'm really helped"
Luka tersenyum puas saat Subaru memutuskan untuk mendengarkannya, Di Rumah Sakit sebelumnya, dia sering berhadapan dengan mahasiswa yang enggan mendengarkan sarannya dan berakhir dengan "Doctor Stop" yang langsung di kirimkan ke Dosen mahasiswa tersebut. Ya...sebuah perbuatan yang egois, tetapi dia tidak peduli selama pasiennya bisa segera sembuh.

"Don't mind...its part of my duty too" balasnya dengan membenarkan letak buku-buku Subaru di tangannya dan mapnya. Wow...buku-buku literatur sastra ternyata juga setebal buku manual kedokteran ya...
Dan buku ini cukup berat...entah ada apa lagi di tas punggung Subaru. Sepertinya buku yang sejenis...

Pintu Lift terbuka dengan suara pelan, menyibak ruangan yang telah menjebak mereka beberapa saat lalu, menghembuskan angin segar yang segera menggantikan udara pengap di dalam. Ternyata di luar memang lebih menyenangkan. Setidaknya udaranya tidak panas dan udaranya menyegarkan.
"Hey, Luka. Since you're helping me carrying my books to my room, mind to have a cup of coffee?"
Kopi, huh?
Luka memikirkannya, dia sedang ingin membereskan koper-kopernya dan menemukan arsipnya sesegera mungkin, hingga dia bisa beristirahat dengan tenang, menyiapkan diri untuk besok. Dia menoleh menatap Subaru, mempelajari wajahnya. Tampaknya dia ingin membalas budi padanya, yang sebenarnya menurut Luka tidak perlu, karena dia hanya melakukan kewajibannya pada orang yang membutuhkannya.

"Let's see....Coffee sounds good..." jawabnya setelah beberapa pertimbangan. Luka tidak begitu menyukai kopi, berbeda dengan adiknya yang sudah menjadi maniak kopi. Tetapi apa salahnya jika di coba. Toh bisa mempererat hubungan antar tetangga, kan?

"Let's go..."

[END]
avatar
Luka Karl
Member
Member

Posts : 40
Points : 42
Reputation : 0
Join date : 15.06.09
Age : 32

Character Bio
Job: Doctor
Status: Single
Self-quote:

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Subaru Faustin-Kisaragi on Sat Jun 20, 2009 4:57 pm

continued to Treat and Advice
avatar
Subaru Faustin-Kisaragi
Member
Member

Posts : 34
Points : 39
Reputation : 0
Join date : 12.06.09
Age : 28
Location : Ibaragi, Japan

Character Bio
Job: Mahasiswa Tingkat 3 Fakultas Sastra
Status: Single
Self-quote: Possibilities beyond Possibilities.

Kembali Ke Atas Go down

Re: Welcome to the Jungle (FINISHED)

Post by Sponsored content


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik